Ketika semua berbalik menyerang

Tangan ini tak sabar untuk menulis, seketika temenku menceritakan kehidupannya. Sungguh tergetar hati. Bayangkan ketika anda membutuhkan orang untuk berpegang, untuk dijadikan andalan untuk membantu, ternyata orang tersebut malah menyerang dari belakang dan menjatuhkan diri anda.
Saya sungguh tidak dapat berpikir, bagaimana seseorang yang telah mengenal kamu dan kamu telah mengenal dia seumur hidup, menjustifikasi kamu untuk berbuat sesuatu yang tidak kamu sukai bahkan oleh orang yang menyuruh kamu melakukan itu.
Pertama ketika saya mendengar cerita ini, saya langsung marah kepada temanku tersebut, mengapa kau melakukan hal tersebut, itu tidak sesuai dengan kata hatimu. Itu tidak sesuai dengan apa yang selalu kamu dambakan. Saya mencap dia sebagai orang yang plin-plan dan tidak  bertanggung jawab dan saya berkata untung saya tidak mengenal kamu terlalu dekat. Kalau tidak saya sudah menghajarmu dari tadi.
Tapi apakah yang terjadi kemudian, saya mendengar berita yang seakan-akan terbalik dari apa yang saya dapatkan. Saya terhenyak, masih sedikit kaget, saya mencoba untuk menulis dan berkata "Maafkan saya yang salah sangka, temanku, sahabat sejatiku", ternyata saya lah orang yang tidak mengerti tentang temanku. Sayalah yang selalu meminta tanpa tahu malu. Maafkan aku teman, mulai sekarang saya lah akan mendorong dan menjagamu. Kamilah semua kawan-kawan yang selalu berjalan bersama. Maafkan saya kawan. Semoga engkau dapat berusaha dan menjalani semua.
Selamat dan selalu berusaha bersama.

wass wr wb,
sahabatmu,
webmuh an SAdr LM

Leave a Reply