Maafkan Aku karena keegoisanku
Kutermenung ketika kudengar berita di Yogyakarta, kota yang penuh kenangan dalam hidupku, kehidupan sekolah, masa muda, dan cintaku, terkoyak oleh gempa. Tersentak sekejap jiwaku, kuterbayang adikku, nenekku, tanteku, pa’deku, budeku, omku, dan pujaan hatiku disana. Kuberkhusnudzan semuanya baik-baik saja, kuserahkan semuanya kepada Allah semata. Kutersungkur bersimpuh, manusia sangat kecil ya Allah, Engkaulah penguasa segala, kuatkanlah hatiku.
Tanganku bergetar, takut, takut sekali hatiku. aku menyesal tak dapat melakukan apa-apa. aku menangisi diriku yang tak berdaya membantu, tak kuasa menghibur, tak dapat membelai penuh kasih dan sayang. Apa yang bisa kulakukan, aku punya tangan, kaki, kepala, dan badan. Apakah hanya diam saja.
Telepon genggamku berbunyi, tanda sebuah sms dikirim kepadaku. Tolong doa dan supportnya, begitulah isi smsnya. Yah, untuk saat ini hanya ini yang dapat kulakukan.
Di sela-sela kesedihan masih saja terdapat sebuah keegoisan. Keegoisan untuk mengetahui keadaan sebenarnya, apa yang terjadi selama minggu ini, apakah seperti seindah atau seburuk yang kubayangkan. Ternyata keegoisan itu yang menjadi bumerang untukku, aku tersadar, aku mengulanginya lagi. Ketika aku terlalu bingung, atau terlalu senang, hilang sudah kerasionalanku, rumus laki2 mempunyai 9 akal, dan 1 rasa hancur luluh oleh keegoisan diriku. Aku beralasan karena tidak ada yang menasehati diriku, sebuah alasan untuk pembenaran diri yang tidak dewasa. Seharusnya kau selalu berpikir apa yang akan kau lakukan, nasehat seorang teman kepadaku, dan jangan terlalu nafsu untuk melakukan suatu hal.
Tapi semua sudah terlambat, aku hanya bisa menyesali diri terhadap apa yang terjadi. Semoga semua orang akan memaafkanku atas kesalahan yang selalu kuperbuat. Semoga akan selalu ada kesempatan untuk memperbaikinya. Keegoisanku muncul lagi dan berkata Maafkan diriku atas semuanya.
June 1st, 2006 at 5:26 pm
Gimana? udah tau kabar keluarga di jogja belom?
June 26th, 2006 at 4:39 am
udah, Alhamdulillah cuman rumah agak retak2