Archive for November, 2005

Bikin Anti anti anti radar dan teknologi digital

Monday, November 28th, 2005

Assalamuàlaikum wr wb.

wah sudah lama saya tidak menulis lagi di blog. Kemaren Ahad,27 November 2005, saya berkunjung ke rumah teman saya orang Pakistan,namanya Ali. Saya meminta beliau mengajarkan saya tentang Electronic Data Circuit, terutama tentang Two Port, dan Kirchoff. Sebelum pengajaran dimulai, kita menyempatkan diri untuk mengobrol, sebagaimana yang dilakukan SBY dan Musharaf:)

Percakapan dimulai dengan membahas musibah Tsunami di Indonesia dan gempa bumi di Pakistan, kemudian merembet kepada bobroknya korupsi di negara masing-masing, dan mengapa kita masih perlu bekerja sama dengan Amerika yang jelas-jelas merugikan negara sekutunya. Setelah jenuh dengan pembicaraan yang membuat kita emosi dan membangkitkan nasionalisme, kita membahas tentang radio frekuensi.

Pembicaraan ini dimulai dengan radar. Dia menerangkan prinsip dasar sebuah radar. Radar itu memancarkan sinyal dengan frekuensi tertentu, kemudian sinyal itu akan diterima oleh objek dan otomatis dipantulkan kembali menuju radar. Radar tersebut menghitung frekuensi yang telah berkurang dari signal yang diterima. Hasilnya didapatlah jarak dan posisi objek yang terkena oleh signal tersebut. Signal akan dipancarkan oleh radar  secara terus menerus, sehingga kita dapat mendeteksi apakah objek itu bergerak atau tidak. Jika perubahan frekuensi terjadi terus menerus maka dapat dipastikan bahwa objek tersebut bergerak. Objek yang menerima sinyal tersebut bisa mengolah frekuensi yang diterimanya, setelah dihitung maka didapat jarak radar yang memancarkan sinyal tersebut. Informasi ini berguna untuk menghindari pendektesian, sehingga kita bisa merubah jalur ke arah yang tidak dapat dijangkau oleh radar tersebut

Prinsip dasar radar adalah menangkap sinyal frekuensi yang dipantulkan, jadi bisa disimpulkan signal tersebut tidak bisa menembus sesuatu benda. Oleh karena itu radar selalu menghadap ke atas karena jika dihadapkan searah permukaan bumi maka pantulan sinyal yang terjadi sangat banyak. Inilah mengapa pada peperangan, pesawat terbang pada posisi yang sangat rendah, karena radar sulit untuk mendeteksinya.

Karena kita telah mengetahui radar menangkap sinyal frekuensi yang dipantulkan, maka dibuatlah pesawat yang dibentuk sedemikian rupa sehingga sinyal yang dipancarkan tidak dapat memantul kembali alias diteruskan. Radar tentu saja tidak dapat mendeteksi pesawat tersebut. Teknologi tersebut dinamakan anti radar. Contohnya adalah pesawat siluman buatan Amerika.

Teman saya bilang anti radar tersebut sudah bisa dipecahkan dengan cara menfokuskan pemancaran signal ke posisi tertentu. Kita sering melihat radar berputar dengan poros yang tegak lurus dengan permukaan bumi, ini merupakan radar yang biasa. Radar memancarkan dengan penembakan signal dengan poros searah permukaan bumi, sehingga bila dia mendeteksi sesuatu, maka radar tersebut akan mengikuti objek tersebut. Jika objek tersebut berubah-ubah frekuensinya maka dapat dipastikan bahwa objek tersebut bergerak. Bila objek tersebut berbahaya, tinggal tekan saja tombol anti pesawat dengan koordinat yang telah diketahui dan tentunya dapat diubah. Boom:)

Beliau juga bilang sekarang sedang diadakan penelitian tentang anti anti anti radar tetapi sayangnya kita sudah kehabisan waktu karena ashar telah tiba.

Diantara selingan tentang radar kita juga membicarakan tentang sinyal digital dan sinyal analog. Suara yang kita keluarkan adalah sinyal analog. Sinyal analog setiap satuan waktu terkecil adalah data yang sangat penting, sehingga sulit sekali untuk mengukur sinyal analog dengan sangat tepat. Jika sinyal analog mendapat gangguan maka dapat dipastikan sulit sekali mengetahui nilai aslinya berapa. Oleh karena itu pada rangkaian elektronik analog diberikan nilai toleransi untuk setiap komponennya, yang pada akhirnya menyulitkan juga untuk mengukur nilai yang pastinya.

Ditemukanlah sinyal digital, yang sebenarnya adalah sinyal analog juga, sinyal tersebut hanya mempunyai nilai 0 dan 1. Mengapa hal ini memudahkan kita mengetahui data yang pasti. Pertama kita mempunyai nilai toleransi untuk nilai 0 dan 1, misal bila nilai toleransi melebihi 10 V maka dapat dipastikan nilai data tersebut adalah 1. Kita memancarkan nilai 0 dengan 5 Volt, kemudian terjadi gangguan sehingga voltagenya menjadi 8 V. Karena nilai ini masih dibawah 10 V, data yang kita terima tentunya masih valid yaitu 0. Tentunya sinyal ini mempunyai kelemahan juga jika gangguan itu melebihi atau mengurangi dari nilai toleransi. Bagaimana bisa menjadi sinyal digital, bisa dilihat tulisan saya tentang coretan digital communication.

Keunggulan sinyal analog adalah dia menyimpan data yang lebih banyak daripada dengan sinyal digital dengan jumlah waktu yang sama.

Wah ternyata hampir sejam saya menulis ini, terima kasih kepada yang mau membaca, semoga menjadi ilmu dan memotivasi kita untuk mengetahui karunia dan ayat-ayat Allah yang lain.

wass wr wb,
Sadr LM

Coretan Computer Science

Friday, November 18th, 2005

Alhamdulillah, akhirnya ujian saringan Ilmu Komputer dapat dilalui, meskipun bukan dengan nilai tertinggi:). Ujian saringan ini dibagi menjadi empat topik bahasan yaitu Sistem Operasi, Struktur Data, Bahasa Pemograman, dan Struktur dan Organisasi Komputer

Disini saya akan memaparkan secara global materi ujian untuk empat topik bahasan diatas.
1. Sistem Operasi
Kuliah ini membahas tentang Proces dan Deadlock pada sistem operasi ditambah sedikit dengan pengetahuan sistem operasi Linux. Bila saudara sudah pernah mempelajari topik ini, insya Allah saudara bisa mengerjakan soal-soalnya. Soal-soal yang dibahas hanya 2-3 bab saja, sedangkan waktu saya kuliah di Indonesia satu buku harus hafal semua:).
2. Struktur Data
Kuliah ini membahas tentang algoritma konkurensi, mencari periode dari mod, stack, queue, breadth first search, depth first search, preorder, inorder, postorder, level order, prefix, infix, postfix, insertion sort, selection sort, bubble sort, quicksort beserta algoritma worst-, average-, dan best-case, dan pengetahuan tentang pemograman C/C++.
Ujiannya cukup mudah, apalagi kalau saudara dari Ilmu Komputer, semuanya sudah pernah dipelajari.
3. Bahasa Pemograman
Pertama saya membaca mata kuliah ini, saya berpikir kuliah ini hanya tentang bagaimana membuat program, ternyata berbeda jauh. Pada kuliah ini dibahas secara global masing-masing aspek yang terdapat pada bahasa pemograman seperti struktur data dilihat dari bahasa mesin, memori manajemen termasuk stack dan heap, objek oriented beserta definisi yang selalu bersamanya:). Pelajaran ini yang tidak saya dapatkan sewaktu saya kuliah di Indonesia.
4. Struktur dan Organisasi Komputer
Mata kuliah ini berisi pemaparan tentang tipe-tipe komputer dari jaman baheula sampai sekarang bahkan mungkin prediksi yang akan datang. Materi yang diberikan semuanya hafalan dan pengertian ditambah sedikit perhitungan. Insya Allah saudara tidak akan menemui hambatan dengan pelajaran ini.

Semoga sedikit pemaparan dari saya dapat memberikan kepada saudara sekalian jika ingin belajar di Infotech. Jika ada pertanyaan silahkan menghubungi saya.

Oh ya doakan saya semoga lulus ujian saringan kedua Electrical Engineering yah.

wass wr wb,
SAdr LM

Coretan Matematika

Monday, November 14th, 2005

Alhamdulillah ujian saringan pertama Matematika lulus juga. Ujian semester ini berbeda dengan ujian-ujian terdahulu karena dosennya sudah diganti dan juga materinya ada yang diubah. Materi yang diubah yaitu tentang probabilitas diganti menjadi kode diskrit.

Banyak peserta ujian terkaget ketika melihat perubahan kurikulum yang ada. Hal ini terjadi  karena tentang kode diskrit ini, semua bahan-bahan kuliah termasuk catatan dan latihan soal beserta jawabannya belum pernah muncul.  Tapi peserta tampaknya tidak kehilangan akal, karena nilai yang harus diperoleh untuk lolos dalam saringan ini adalah 20 dari 50. Untuk soal kode diskrit bila peserta menjawab dengan benar maka memperoleh nilai 10, sedangkan soal-soal yang lain yang teorinya sama dengan tahun lalu mempunyai nilai 40. Akhirnya hanya 10 peserta yang gagal, 3 diantaranya tidak mengikuti ujian.

Mata kuliah ini mengajarkan tentang Vektor, Differensial, Integral, dan Kode diskrit.
Vektor mencakup cross product, dot product, fungsi garis, bidang, mencari persamaan ruang, dan mengubah fungsi ruang. Mata kuliah ini pernah saya dapatkan ketika mengambil s1. Bobot pada soal yaitu 1/5
Differensial mencakup fungsi turunan sampai turunan kedua beserta aplikasinya, bagaimana menggambar fungsi dengan menggunakan metode turunan, Hesse matriks, Fubini matriks,. Sebagian besar dari materi ini pernah saya dapatkan ketika s1 dulu. Hal-hal yang baru yaitu tentang penggambaran fungsi, mengetahui nilai lokal, dan titik balik dengan menggunakan nilai eigen, Hesse dan Fubini matrik. Bobot pada soal 1/5
Integral mencakup integral dasar,  green theorem untuk menghitung volume, curl line, dan mendapatkan persamaan differential dari fungsi integral. Hanya bagian awal dari materi ini yang pernah saya dapatkan, materi yang baru adalah green theorem dan curl line. Materi ini mengambil porsi 2/5 dari soal yang ada.
Kode Diskrit mencakup dasar-dasar kode diskrit, kode Huffman. Pelajaran ini awalnya rumit, tetapi kalau anda memperhatikan setiap simbol dengan baik dan benar, insya Allah bisa. Materi ini belum pernah saya dapatkan. Bobot pada soal 1/5.

Semoga deskripsi singkat ini memberikan manfaat bagi saudara semua khususnya yang ingin mendaftar ke Infotech