Archive for July, 2005

JMX

Monday, July 18th, 2005

(Java
Management Extension) JMX Technology

 

Fungsi :
Supaya kelas atau aplikasi dapat dikelola pada saat runtime.

Cara
mengakses : Dapat bersifat local ataupun remote

 

Keuntungannya:

  1. JMX Technology membuat aplikasi
         berbasis Java dapat dikelola tanpa investasi yang besar.
  2. JMX Technology bersifat
         scalable, dynamic management architecture. Bisa diplug dimana saja asal
         ada JMX Agentnya.

 

Komponennya:

  1. Instrument : resources, Java
         Object yaitu MBean. MBean sama seperti Bean java lainnya.
    Bedanya
         yaitu yang merupakan interface harus mempunyai nama dengan postfix Bean
         (dibandingkan dengan EJB)
  2. Agent
         : JMX Agent berupa MBean Server yang bertugas mengelola MBean yang ada.
  3. Remote Management : MBean dapat
         dikelola secara remote.

 

Tipe dari
MBean :

  1. Standar MBean : modelnya
         seperti Java Beans model (kayaknya seperti Stateless Session Bean).
  2. Dynamic MBean : ditambah
         fasilitas flexibility, karena bisa dimodifikasi pada saat aplikasi
         berjalan.
  3. Specific vendor type MBean.

 

Cara
membuat MBean dan mengakses MBean

  1. Pertama membuat interface yang
         berisi semua attribute dan method yang dapat diakses baik read dan/atau
         write.
  2. Notifikasi yang dapat
         dimunculkan oleh MBean (ini saya masih bingung juga sih tentang maksudnya)
  3. Nama interface harus memakai
         akhiran MBean.

Contoh : Nama interface ContohMBean, class yang
mengimplemtasikan semua interface bernama Contoh.

 

Komponen
JMX Agent

 I. MBean Server, yang mengelola MBean.

Pertama kita mendaftarkan Mbeans di MBean
Server. MBean Server menginvoke MBeans melalui interfacenya. MBean Server dan
MBeans harus berada dalam Java Virtual Machine (JVM) yang sama.

 

Cara menginstantiated dan registrasi MBean
dengan cara:

1. Menggunakan
MBean yang lain

2. Oleh
agentnya itu sendiri

3. Dengan
cara remote (atau lebih tepatnya berbeda JVM)

 

Catatan nama MBeans harus unik
ketika didaftarkan.

 

Fungsi MBean Server

1. Membuat
manajemen interface dari MBeans.

2. Membaca
dan menulis nilai attribute dari MBeans.

3. Mengeksekusi
operasi yang terdapat di MBeans.

4. Menerima
notifikasi dari MBeans.

5. Query
MBeans berdasarkan nama objeknya atau attributenya

 

 II. Agent Service

Definisi :

1. Object
yang dapat memanajemen operasi pada MBeans di MBean Server.

2. Bisa
berupa MBean.

 

Spesifikasi

1. Dapat
melakukan Dynamic Class Loading.

2. Memonitor
nilai dari attribute dari MBean, dan memberitahu object yang lain bila nilainya
berubah.

3. Berfungsi
Timer untuk mendukung scheduling dan dapat mengirimkan pemberitahuan pada interval
tertentu

4. Mendefiniskan
hubungan antar MBean dan mengelola konsistensinya.

 

 III. Protocol dan Connector

Supaya dapat mengakses MBean
Server dari JVM yang berbeda.

 

Tipe Protocol dan Connector

1. RMI
Connector : Menggunakan Java Remote Method Protocol (JRMP) yang merupakan yang
paling standard, dan Internet Inter-ORB Protocol (IIOP). Tipe ini harus ada,
dan bisa diupgrade dengan menggunakan SSL (Socket Secure Layer).

2. Generic
Connector : bersifat optional, dapat menggunakan socket TCP. Keuntungannya
lebih aman dari tipe yang pertama.

3. User
defined Protocols, dapat melihat di JMX Remote API 1.0 Specification.

 

Discovery
dan Lookup Services

Mempunyai 2
komponen utama :

  1. JMX Agent : Aplikasi Server
         yang bersifal logical yang mempunyai komponen : Satu MBean Server dan
         minimal satu JMX Connector.
  2. JMX Client : Aplikasi supaya
         dapat connect ke Server

 

Cara lookup
dan tipenya :

  1. Menggunakan Service Location
         Protocol (SLP) : Menggunakan framework yang memungkinkan pencarian Network
         Services pada Enterprise Network
  2. Menggunakan JINI Network
         Technology : Open Software Architecture yang memungkinkan developers untuk
         membuat service yang dapat beradaptasi bila terjadi perubahan di jaringan.
         A running JINI lookup service dapat ditemukan dengan menggunakan API call.
  3. Menggunakan Java Naming &
         Directory Interface (JNDI) dengan LDAP.

 

Cara
kerjanya :

  1. Agent membuat minimal 1
         Connector Server
  2. Untuk tiap Connector yang ingin
         diketahui public, agent mendaftarkan alamatnya.
  3. Client melakukan lookup
  4. Selesai.

 

Reference:

  1. JMX Instrumentation & Agent
         Specification (JSR 3)
  2. JMX Remote API Specifaction
         (JSR 160)

Islamic link

Friday, July 8th, 2005

Islamic Yesterday Good link if u want to study Islam from ex-Preacher

Foto bagian 1

Friday, July 1st, 2005

http://lutfi198.blogs.friendster.com/photos/teman_jerman/